Teruslah Bermimpi dan Belajar Mewujudkan Setiap Mimpi
Powered by Blogger.

Etika Profesi


1.     etika ?
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.  St. John of Damascus (abad ke-7 Masehi) menempatkan etika di dalam kajian filsafat praktis (practical philosophy).

2.      moral !
Moral merupakan pengetahuan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab. Moral juga berarti ajaran yang baik dan buruk perbuatan dan kelakuan (akhlak). Moralisasi, berarti uraian (pandangan, ajaran) tentang perbuatan dan kelakuan yang baik. Demoralisasi, berarti kerusakan moral.
Menurut asal katanya “moral” dari kata mores dari bahasa Latin, kemudian diterjemahkan menjadi “aturan kesusilaan”. Dalam bahasa sehari-hari, yang dimaksud dengan kesusilaan bukan mores, tetapi petunjuk-petunjuk untuk kehidupan sopan santun dan tidak cabul. Jadi, moral adalah aturan kesusilaan, yang meliputi semua norma kelakuan, perbuatan tingkah laku yang baik. Kata susila berasal dari bahasa Sansekerta, su artinya “lebih baik”, sila berarti “dasar-dasar”, prinsip-prinsip atau peraturan-peraturan hidup. Jadi susila berarti peraturan-peraturan hidup yang lebih baik.

3.     hubungan etika dengan moral !
Etika adalah penyelidikan filosofis mengenai kewajiban manusia serta hal yang baik dan yang tidak baik. Bidang inilah yang selanjutnya disebut bidang moral.
Moral adalah kepahaman atau pengertian mengenai hal yang baik dan hal yang tidak baik. Sedangkan etika adalah tingkah laku manusia, baik mental maupun fisik mengenai hal-hal yang sesuai dengan moral itu.

4.     Perbuatan disebut baik atau buruk bila didalam perbuatan itu terkandung tiga unsur yaitu : mengerti, merasa bebas, dan disengaja. Jelaskan maksud tiga unsur tersebut.
-       Mengerti maksudnya paham (tahu) tentag perbuatan yang baik perbuatan yang buruk. Contoh : seseorag yang tahu/ mengerti kalau sikap menolong orang lain itu baik maka ia berusaha untu kerus menolong orang ketika ada orang yang membutuhkan bantuannya.
-       Merasa bebas maksudnya tidak adanya keterpaksaan dalam melakukan perbuatan baik atau perbuatan yang buruk. Contoh : sikap seseorang yang bertingkah untuk bersodakoh dengan niat hati yag tulus.
-       Disengaja maksudnya ketika individu melakukan perbuatan baik ataupun perbuatan yang buruk telah direncanakan oleh dirinya sendiri. Contoh : perilaku seseorang yang menunjukan sikap menolong seksama terhadap korban bencana alam, dengan memberikan bantuan baik tenaga ataupun materi.

5.     etika umum dan etika khusus !
-       Etika umum adalah etika yang berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat dianalogkan dengan ilmu pengetahuan, yag membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.
-       Etika khusus merupakan perinsip-perinsip moral dasar dalam bidag kehidupan yag khusus. Bagai mana mengambil keputusan dan bertindak dalam bidag kehidupan dan kegiatan khusus yag dilakukan, yag didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Penerapannya dapat berupa bagai mana mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang dilakukan, yang didasari oleh cara, teori dan perinsip-perinsip moral dasar. Selain itu penerapannya juga bagai mana menilai perilaku diri dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatar belakangi oleh kondisi yang memungkinkan.

6.     ukuran baik-buruk menurut
     -       Filsafat Pancasila
Pancasila sebagai ukuran baik-buruk. Untuk mengatakan sesuatu baik atau buruk, indah atau tidak indah, benar atau salah haruslah ada ukurannya. Kenyataan tercermin dalam berbagai bentuk aliran. Bagi bangsa indonesia pancasila merupakan kenyataan dan kebenaran yang berasal dari mereka sendiri dan yang telah mereka terima sebagai filsafat dan pandangan hidup mereka. Maka pancasila merupakan ukuran bagi seluruh kegiatan kemasyarakatan, kenegaraan dan perorangan. Oleh karena itu berlaku di Indonesia menggunakan pancasila sebagai ukuran adalah tepat sekali.
Pancasila sebagai garis pengarah. Istilah garis pengarah menunjukkan adanya suatu tujuan atau arah tertentu. Arah itulah yang akan dituju oleh bangsa indonesia. Agar tidak keliru dan tidak tersesat oleh arah yang dikehendaki, maka perlu ada petunjuk, pengarahan. Petunjuk ini dimaksudkan karena tujuan yang hendah dicapai adalah masyarakat adil-makmur, material-spiritual berdasarkan pancasila maka pancasila adalah tepat sekali sebagai garis pengarah. Dengan perpegang teguh kepada norma pancasila, maka segala tantangan akan dapat diatasi. Demikian pula tantangan untuk menjadikan manusia dan masyarakat pancasila akan dapat diatasi asal pancasila tetap dipakai.
-       Hedonisme
Setiap perbuatan yang dikatakan itu susila apabila perbuatan itu menanggung kelezatan/ kenikmatan. Kelezatan dan kenikmatan merupakan suatu tolak ukur dalam menentukan baik buruknya suatu perbuatan.
-       Utilitarisme
Baik buruknya suatu perbuatan atas dasar besar kecilnya manfaat yang ditimbulkan bagi mausia. Kebaikan yang tertinggi (summun bonum) adalah utility (manfaat). Segala tingkah manusia selalu diarahkan pada pekerjaan yang membuahkan manfaat yang sebesar-besarnya. Tujuannya adalah kebahagiaan (happines) orag banyak pengorbanan misalnya dipandang baik jika mendatagkan manfaat, lain dari pada itu hayalah sia-sia belaka.
-       Vitalisme
Beberapa pandangan aliran vitalisme tentag ukuran baik dan buruk adalah daya kekuatan hidup. Mausia akan dikatakan baik apabila memiliki daya kekuatan hidup yang kuat sehingga memaksa mausia yang lemah untuk menginkutinya. Keburukan adalah apabila mausia tidak memiliki daya kemampuan kuat yang memaksa manusia untuk mengikuti kehidupan orang lain.   
-       Sosialisme
Menurut aliran ini baik atau buruk ditentukan berdasarkan adat-istiadat yang berlaku dan ditentukan berdasarkan adat-istiadat yang dipegang dan berlaku di masyarakat.Orang yang mengikuti dan berpegang teguh pada adat dipandang baik,dan orang yang menentang dan tidak mengikuti adat dipandang buruk,dan perlu dihukum secara adat.
Didalam masyarakat kita jumpai adat-istiadat yang berkenaan dengan cara berpakaian,makan,minum,bercakap-cakap bertandang dan sebagainya.Orang yang mengikuti cara-cara yang demikian itulah yang dianggap orang baik dan yang menyalahinya adalah orang yang buruk.Kelompok yang menilai baik dan buruk berdasarkan adat-istiadat ini dalam tinjauan filsafat dikenal dengan istilah aliran
-       Religiosisme
Menurut paham ini yang dianggap baik adalah perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan,sedangkan perbuatan buruk adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.Dalam paham ini keyakinan teologis yakni keimanan kepada Tuhan sangat memegang peranan penting karena tidak mungkin orang mau berbuat sesuai dengan kehendak Tuhan jika yang bersangkutan tidak beriman kepada-Nya.menurut Poedjawijatna aliran ini dianggap yang paling baik adalah dalam praktek,namun terdapat pula keberatan terhadap aliran ini yaitu karena ketidak umuman dari ukuran baik danburuk yang digunakannya.
Diketahui bahwa di dunia terdapat bermacam-macam agama,dan masing-masing agama menentukan baik buruk menurut ukurannya masing-masing.Agama Hindu, Budha, Yahudi, Kristen ,dan Islam. masing-masing agama memiliki  pandangan dan tolak ukur tentang baik dan buruk yang satu dan lainnya berbeda. Poedjawijatna mengatakan bahwa pedoman itu tidak sama,di sana-sini tampak bertentangan misalnya tentang pologami ,talak, dan rujuk, aturan makan dan minum,hubungan suami-istri dan sebagainya.
-       Dinul Islam


7.    -       Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Dalam artian lain profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
-       Profesional adalah orang yang mempunyai propesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian suatu keahlian yang tinggi, berperilaku jujur, objektif, saling mengisi, saling mendukung, saling berbagi pengalaman atas dasar itikad baik dan sikap positif.
-       Profesionalisasi adalah suatu peroses menuju kepada perwujudan dan peningkatan profesi dalam mencapai suatu keriteria yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dengan peroses atau perjalana waktu yang membuat seseorag atau kelompok orag menjadi profesional.
-       Profesionalitas merupakan sikap para anggota profesi benar-benar menguasai, sungguh kepada profesinya. Selain itu profesionalitas adalah suatu sebutan terhadap kualitas sikap para anggota suatu profesi terhadap profesinya setra derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya.
-       Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senatiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

8.        Jabatan guru dapat dikatakan sebuah profesi karena menjadi seorang guru dituntut suatu keahlian tertentu (mengajar, mengelola kelas, merancang pengajaran) dan dari pekerjaan ini seseorang dapat memiliki nafkah bagi kehidupan selanjutnya. Hal ini berlaku sama pada pekerjaan lain. Namun dalam perjalanan selanjutnya, mengapa profesi guru menjadi berbeda dari pekerjaan lain. Menurut artikel “The Limit of Teaching Proffesion,” profesi guru termasuk ke dalam profesi khusus selain dokter,penasihat hukum,pastur. Kekhususannya adalah bahwa hakekatnya terjadi dalam suatu bentuk pelayanan manusia atau masyarakat. Orang yang menjalankan profesi ini hendaknya menyadari bahwa ia hidup dari padanya, itu haknya; ia dan keluarganya harus hidup akan tetapi hakikat profesinya menuntut agar bukan nafkah hidup itulah yang menjadi motivasi utamanya, melainkan kesediaannya untuk melayani sesama. Di lain pihak profesi guru juga disebut sebagai profesi yang luhur.
Dalam hal ini, perlu disadari bahwa seorang guru dalam melaksanakan profesinya dituntut adanya budi luhur dan akhlak yang tinggi. Mereka (guru) dalam keadaan darurat dianggap wajib juga membantu tanpa imbalan yang cocok. Atau dengan kata lain hakikat profesi luhur adalah pengabdian kemanusiaan.

9.        Seorang guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik harus mampu bertindak secara profesional. Profesional maksudnya guru harus mengikuti peraturan yang telah tertulis dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional bab IX pasal 39 ayat 2 yaitu:
     1) memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme,
2) memiliki kualifikasi pendidikan dan latar belakang pendidikan yang sesuai   dengan bidang tugasnya,
     3) memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya,
     4) mematuhi kode etik profesi,
     5) memiliki hak dan kewajiban dalam melaksanakan tugas,
     6) memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerjanya,
     7) memiliki kesempatan untuk mengembangkan profesinya secara berkelanjutan,
     8) memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas profesionalnya,  
     9) memiliki organisasi profesi yang berbadan hukum.
Di samping sembilan hal tersebut, Guru profesional idealnya juga harus memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogis, kognitif, personaliti, dan sosial. Oleh karena itu, selain terampil mengajar, seorang guru juga harus memiliki pengetahuan yang luas, bijak, dan dapat  bersosialisasi dengan baik.

10.  karakteristik profesi dari beberapa ahli !
Menurut Ornstein dan Levine (1984)
-   Memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, dalam arti pelayanan jasa tersebut merupakan karier yang akan dilaksanakan sepanjang hayat, tidak berganti-ganti pekerjaan.
-   Memerlukan bidang ilmu dan keterampilan tertentu di luar jangkuan khalayak ramai, artinya, tidak setiap orang dapat melakukannya.
-   Pekerjaan yang dilakukan berangkat dari teori ke praktik dan hasil-hasil penelitian tentang pekerjaan itu sehingga sangat dimungkinkan adanya teori baru dan praktik baru pekerjaan.
-   Memerlukan pelatihan khusus dengan waktu yang relatif lama (panjang).
-   Terkendali berdasarkan “lisensi” baku dan atau mempunyai persyaratan masuk. Artinya, untuk mendapatkan pekerjaan atau jabatan tersebut diperlukan izin khusus atau sertifikasi serta persyaratan khusus yang dikeluarkan oleh organisasi atau birokrasi pemerintahan.

Sejalan dengan karakteristik tersebut, Achmad Sanusi, dkk. (1991), mengemukakan bahwa karakteristik suatu profesi adalah berikut ini.
-   Suatu jabatan yaang memiliki fungsi dan signifikansi sosial yang menentukan (crusial)
-   Jabatan yang menuntut keterampilan atau keahlian tertentu.
-   Keterampilan atau keahlian yang dituntut jabatan itu didapat melalui pemecahan masalah dengan menggunakan teori dan metode ilmiah.
-   Jabatan itu berdasarkan pada batang tubuh disiplin ilmu (body of knowledge) yang jelas, sistematik, eksplisit, dan bukan hanya sekedar pendapat khalayak umum (publik).
-   Jabatan itu memerlukan pendidikan tingkat pergguruan tinggi dengan waktu yang cukup lama.
-   Proses pendidikan untuk jabatan itu juga merupakan aplikasi dan sosialisasi nilai-nilai profesional itu sendiri.
-   Dalam memberikan layanan kepada masyarakat, anggota profesi berpegang teguh pada kode etik yang dikontrol oleh organisasi profesi.
-   Tiap anggota profesi mempunyai kebebasan dalam memberikan pendapat ahli (judgement) terhadap permasalahan profesi yang dihadapinya.

-   Dalam praktik memberikan pelayanan kepada masyarakat, anggota profesi bersifat otonom dan bebas dari campur tangan pihak luar.

1 Responses to “Etika Profesi”

shanti :

Menangkan Jutaan Rupiah dan Dapatkan Jackpot Hingga Puluhan Juta Dengan Bermain di www(.)SmsQQ(.)com

Kelebihan dari Agen Judi Online SmsQQ :
-Situs Aman dan Terpercaya.
- Minimal Deposit Hanya Rp.10.000
- Proses Setor Dana & Tarik Dana Akan Diproses Dengan Cepat (Jika Tidak Ada Gangguan).
- Bonus Turnover 0.3%-0.5% (Disetiap Harinya)
- Bonus Refferal 20% (Seumur Hidup)
-Pelayanan Ramah dan Sopan.Customer Service Online 24 Jam.
- 4 Bank Lokal Tersedia : BCA-MANDIRI-BNI-BRI

8 Permainan Dalam 1 ID :
Poker - BandarQ - DominoQQ - Capsa Susun - AduQ - Sakong - Bandar Poker - Bandar66

Info Lebih Lanjut Hubungi Kami di :
BBM: 2AD05265
WA: +855968010699
Skype: smsqqcom@gmail.com

18 January 2019 at 18:34

Post a Comment